Lafadz Doa Berbuka Puasa Ramadhan yang Benar

Lafadz Doa Berbuka Puasa Ramadhan
Lafadz Doa Berbuka Puasa Ramadhan


Berbuka adalah hal yang selalu dinantikan saat bulan Ramdhan khususnya untuk anak - anak yang sedang belajar puasa..hihi jadi keinget masa kecilku dulu..Bacaan doa ketika buka puasa ramadhan mungkin sudah banyak yang hafal teteapi untuk anak-anak yang sedang belajar berpuasa mungkin belum banyak yang faham bagaimana doa berbuka puasa tersebut. Karena doa berbuka puasa ini penting sekali makanya selalu kita dengar selama bulan puasa, baik di media TV atau Radio selepas adzan maghrib.

Menurut kalian? bacaan doa setelah buka puasa yang selama ini kita amalkan apakah sudah sesuai syariat..? dan/atau sesuai hadits yang shahih? Untuk mengetahuinya, pada halaman ini kami akan mengulas seputar Lafadz Doa Berbuka Puasa Ramadhan yang Benar sesuai hadits-hadits yang shohih. Adapun untuk doa berbuka puasa ramadhan yang sudah memasyarakat di lingkungan kita adalah sebagai berikut :


اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

ALLAAHUMMA LAKASUMTU WABIKA AAMANTU WA'ALAA RIZQIKA AFTHORTU BIROHMATIKA YAA ARHAMAR ROOHIMIIN
 Artinya :
Ya Allah keranaMu aku berpuasa, dengan Mu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat MU, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.

Lafadz bacaan doa berbuka puasa diatas memang sudah menjamur di masyarakat kita, dan saya pribadi juga membaca doa tersebut saat berbuka puasa ramadhan, karena memang dari kecil doa itulah yang diajarkan untuk dibaca ketika buka puasa tanpa mengetahui haditsnya. Dan saya pribadi percaya apa yang diajarkan orang tua, guru atau ustadz adalah hal yang benar.

Namun setelah saya baca-baca dan pelajari, ternyata lafadz doa berbuka puasa ramadhan diatas tidaklah benar, karena doa tersebut bersumber dari hadits yang lemah (dhaif). Doa dengan redaksi ini diriwayatkan Abu Daud dalam Sunan-nya no. 2358 secara mursal (tidak ada perawi sahabat di atas tabi’in), dari Mu’adz bin Zuhrah. Sementara Mu’adz bin Zuhrah adalah seorang tabi’in, sehingga hadis ini mursal. Dalam ilmu hadis, hadis mursal merupakan hadis dhaif karena sanad yang terputus. Doa di atas juga dinilai dhaif oleh Al-Albani, sebagaimana keterangan beliau di Dhaif Sunan Abu Daud 510 dan Irwaul Gholil, 4:38.
Hadis semacam ini juga dikeluarkan oleh Ath-Thobroni dari Anas bin Malik. Namun sanadnya terdapat perowi dhaif yaitu Daud bin Az-Zibriqon, di adalah seorang perowi matruk. Al-Hafidz ibnu Hajar mengatakan:

وَإِسْنَادُهُ ضَعِيفٌ فِيهِ دَاوُد بْنُ الزِّبْرِقَانِ ، وَهُوَ مَتْرُوكٌ
 Artinya :
“Sanad hadis ini dhaif, karena di sana ada Daud bin Az-Zibriqon, dan dia perawi matruk.” (At-Talkhis Al-Habir, 3:54).

Lantas, doa berbuka puasa yang benar sesuai yang amalkan Rasulullah SAW seperti apa?
Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma, beliau mengatakan:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، إِذَا أَفْطَرَ قَالَ:  ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

 Artinya :
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, apabila beliau berbuka, beliau membaca: “Dzahaba-dz Dzama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah” (HR. Abu Daud 2357, Ad-Daruquthni dalam sunannya 2279, Al-Bazzar dalam Al-Musnad 5395, dan Al-Baihaqi dalam As-Shugra 1390. Hadis ini dinilai hasan oleh Al-Albani).

Jadi, dari hadits diatas dapat kita pelajari bahwa doa berbuka puasa yang benar sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW adalah sebagai berikut : 

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Dzahaba-dz Dzoma’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah
 Artinya :
Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah.
Semua dikembalikan pada diri kita masing-masing. Untuk lebih meyakinkan, sebaiknya Anda tanyakan langsung ke Ulama' atau Kyai setempat mengenai bacaan buka puasa ramadhan yang benar. Kalau saya seh yang paling penting adalah niyat di hati untuk membatalkan puasa susai dengan aturan-NYA. Namun sejauh ini, saya pribadi masih mengamalkan doa yang pertama saat berbuka puasa ramadhan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lafadz Doa Berbuka Puasa Ramadhan yang Benar"

Posting Komentar