Asal Mula Klakson dan “Om Telolet Om” Bikin Geger Dunia Maya

Asal Mula Klakson


Sejarah Klakson dan Fenomena Jargon "OM TELOLET OM" hingga kini masih mewabah tak hanya di Indonesia tetapi juga di sejumlah negara lainnya. Fenomena ini menjadi viral setelah ekspresi kegembiraan anak-anak ketika mendengar rangkaian nada dari klakson bus antar kota antar propinsi (AKAP) jadi bahan perbincangan, bahkan videonya pun beredar di Youtube.

Kata Telolet sendiri merupakan suara yang dihasilkan dari klakson bus AKAP. Suara itulah yang membuat anak-anak di pinggir jalan berebutan merekam suara klakson tersebut melalui kamera ponsel saat bus melintas. “Telolet telolet,” begitu bunyinya.


Zaenal Arifin dari salah satu anggota Bismania Community mengatakan bahwa bunyi klakson telolet sudah mulai terdengar satu tahun yang lalu. Klakson itu tidak spesifik dimiliki oleh jenis bus tertentu, melainkan hasil modifikasi yang dilakukan perusahan otobus (PO).

“Klakson yang awalnya tiga corong, kemudian ada yang empat corong (lubang suara angin), bahkan ada yang enam lubang yang kemudian bunyinya dimodifikasi sesuai kreativitas,” katanya sebagaimana dilansir BBC Indonesia. “Konsepnya seperti nada dering monophonic ponsel, lagu-lagunya ondel-ondel, lagunya ‘Jablay’ Titi Kamal.”

Baca Juga:

Apa Arti Kata "Telolet" Sebenarya



Dia mengklaim bahwa kebiasaan meminta klakson itu dimulai dari kebiasaan para penggemar bus yang sering memotret bus. “Sebagai balasan, supir bis biasanya kasih dim atau kasih klakson.”

Adalah perusahaan otobus Efisiensi yang mempopulerkan klakson telolet tersebut, kata Zaenal.

Manajer Komersil PO Efisiensi Syukron Wahyudi menceritakan bahwa sekitar 10 tahun lalu pemiliknya, Teuku Eri Rubiansah, pergi ke Arab Saudi dan mendengar bunyi klakson yang unik.

Sumber:simomot.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Asal Mula Klakson dan “Om Telolet Om” Bikin Geger Dunia Maya"

Poskan Komentar