Sepelekan Mimisan NASOFARING Mengancam


Semua orang pasti pernah mengalami mimisan, karena dialami oleh hampir semua orang, mimisan sering kali dianggap sebagai hal yang wajar. Faktanya, mimisan bisa terjadi secara spontan pada 80-90 % orang sehat terutama pada kelompok usia anak-anak.

Meski umumnya tidak membahayakan, namun jika mimisan yang parah dan terlalu sering harus diwaspadai. Beberapa penyakit serius seperti tekanan darah, stroke, dan kanker sering ditandai dengan gejala pendarahan pada hidung.

Jenis kanker yang bisa memicu mimisan parah adalah kanker Nasopharynx Carcinoma (NPC). Pada stadium lanjut , kanker ini tak hanya menyebabkan ingusan yang keluar selalu mengandung bercak darah.

Karena itu jika seseorang sering mengalami mimisan parah, sebaiknya segera memeriksakan diri. Jika memang ada indikasi atau mungkin punya riwayat kanker di keluarganya, biasanya dokter akan melakukan biopsi atau pemeriksaan sampel jaringan.

NPC sulit dideteksi karena umumnya tidak memberikan gejala yang khas. Pada stadium awal, gejala kanker ini hanya seperti flu biasa yakni bersin-bersin dan hidung meler.

Meski gejala awalnya hanya sepele , jenis kanker ini cukup mematikan. Di Indonesia, NPC nemempati urutan ke-4 jenis kanker paling berbahaya setelah kanker rahim, kanker payudara, da kanker kulit.

Faktor-faktor yang dapat menyebabkan kanker ini adalah sering mengonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet, termasuk makanan yang diawetkan dengan cara diasinkan atau diasap. Kemudian, makanan yang bersifat panas dan merangsang selaput lendir.

Selain itu sering mengisap asap rokok, asap minyak tanah, asap kayu bakar, asap obat nyamuk, dan asap candu juga menjadi penyebabnya. Tentunya juga, merupakan faktor genetik atau keturunan. Namun salah satu penyebab utama yang sering dibicarakan oleh para dookter adalah adanya Virus Epstein Barr (EBV).

Meski para pasien sering terlambat menyadari akan penyakit ini, namun beberapa pakar kesehatan telah menjelaskan beberapa gejala dikaitkan dengan kanker tersebut.

Diantaranya adalah, gendang telinga sering berdengung tanpa sebab pasti. Kemudian sering mimisan dalam jumlah sedikit. Sering mngelami hidung tersumbat yang berujung pada pilek.

Namun pada stadium lanjut pasien akan mengalami gejala seperti membengkaknya kelenjar getah bening pada leher. Selain itu, pasien akan menderita sakit kepala yang hebat. Tidak hanya itu, pasien akan meraskan pandangan kabur dan mata juling.

Pengobatan penyakit ini juga tergolong susah karena harus menggunakan alat kesehatan yang tidak simpel. Pasien harus menjalani terapi Radioterapi, yakni dengan menyinari hidung pasien dengan sinar energy tinggi untuk membunuh sek kanker untuk stadium awal. Namun apabila pasien sudah menderita NPC stadium lanjut, maka pasien akan menjalani serangkaian terapi yang sangat rumit. Beberapa hal terapi seperti radioterapi, kemoterapi akan menjadi salah satu pilihan untuk memperbesar efek pengobatan. Selain itu, pasien juga bisa melakukan operasi bedah pada bagian hidung.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sepelekan Mimisan NASOFARING Mengancam"

Posting Komentar