Salah Paham TNI vs Polri Bentrok Sumatra Selatan

TNI vs Polri Bentrok Jumat Kemarin Kapolda Sumatra Selatan, Irjen Prof Iza Fadri menjelaskan kerusuhan yang terjadi antara anggota TNI dan Polri di Lubuklinggau, Sumsel pada Jumat (13/11) malam.Karena adanya miskomunikasi.

Irjen Prof Iza Fadri mengatakan itu terjadi adanya miskomunikasi atau salah paham,” katanya usai menghadiri HUT ke-70 Brimob di markas Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel.

Menurut Pak Kapolda, masalah tersebut harus segera diselesaikan dengan musyawarah antar pimpinan dua instansi tersebut. “Agar kasus serupa tidak kembali terjadi, antara anggota baik Polri dan TNI dan jangan terpengaruh provokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Hal serupa juga diutarakan oleh Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Purwadi Mukson. Namun, dia memastikan anggota TNI yang terlibat bukan anggota Kodam II/Sriwijaya, melainkan anggota dari Kodam III/Siliwangi yang masuk ke wilayah Kodam II/ Sriwijaya. "Tanpa koordinasi,” katanya.

Menurut Purwadi, kedatangan anggota Kodam III/Siliwangi ke wilayah Kodam II/Sriwijaya tersebut untuk menjalankan tugas. Namun, anggota tersebut datang tanpa koordinasi sehingga tidak diketahui maksud dan tujuannya. “Kalau kita masuk rumah orang tanpa izin, ya akan terjadi seperti itu,” kata mantan Wadan Kodiklat TNI.(republika online)

BACA JUGA :

Video detik-detik kaki Jorge Lorenzo Terbakar

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Salah Paham TNI vs Polri Bentrok Sumatra Selatan"

Posting Komentar