![]() |
| gambar: vimeo.com |
Bagi para blogger yang ingin blog dan artikel mereka tampil pada posisi yang terbaik di mesin pencari selain menyediakan konten yang berkualitas, mereka jaga harus memiliki backlink yang berkualitas dan juga banyak yang mengarah ke blog atau artikel mereka. Kenapa butuh backlink untuk memiliki peringkat yang bagus di mesin pencari? Baiklah jawabannya seperti ini: mesin pencari contohnya Google, akan menampilkan hasil pencarian kepada user berdasarkan query yang diketik oleh orang di mesin pencari mereka. Google akan menampilkan hasil yang dianggap paling relevan berdasarkan query tersebut. Nah masalahnya apabila banyak halaman web yang menyediakan konten yang cukup baik dan juga relevan tentunya dengan query yang diketikkan oleh pennguna internet, lalu bagaimana Google menampilkan hasil yang lebih relevan dari banyaknya halaman web yang sudah relevan tadi? Disinilah Google menggunakan backlink yang mengarah ke suatu halaman web untuk menentukan posisi suatu artikel tersebut. Backlink itu ibaratkan suatu vote atau pengakuan dari seorang blogger atau webmaster kepada blogger / webmaster lainnya karena kualitas tulisannya.
Baiklah saya tidak akan berpanjang lebar membahas mengenai backlink dan cara kerjanya karena sudah banyak blogger yang mengulas itu. Kali ini yang saya mau bahas adalah fenomena menggunakan situs Chirpstory sebagai tempat untuk menanam backlink. Chirpstory banyak digunakan oleh para blogger terutama mereka yang mengikuti kontes seo. Backlink dari chirpstory dianggap memberikan kualitas kepada blog yang menanam backlink mereka di situs itu. Saya pun mempercayai hal itu karena beberapa bulan lalu ketika saya mengamati backlink dari para peserta kontes seo banyak peserta kontes yang menanamkan tautan yang mengarah ke artikel mereka yang diikutkan dalam sebuah kontes seo. Setelah saya lihat kode sumber dari chirpstory, ternyata backlink yang diberikan memang bersifat dofollow, pantas saja banyak yang berburu backlink ke situ.
Tapi seminggu yang lalu ketika saya mengamati kontes seo terakhir yaitu Kontes Seo Margahayuland yang total berhadiah 45 juta rupiah dan seperti biasa banyak peserta kontes yang menggunakan chirpstory sebagai tempat menanam backlink mereka. Saya lihat kembali kode sumber dari chirpstory dan ternyata link yang mengarah ke artikel kontes seo tersebut sudah menjadi nofollow. Itu artinya backlink tersebut sudah tidak akan mengantarkan nilai apa-apa lagi untuk menentukan peringkat sebuah artikel karena dengan adanya atribut nofollow pada setiap link keluar maka itu sama saja mencegah robot crawler untuk menyeberang ke sebuah blog yang menitipkan link mereka disitu. Ini tentu saja menjadi pekerjaan yang sia-sia kalau seorang blogger masih ngotot juga untuk menaruh link mereka di chirpsory. Mungkin admin dari Chirpsory menyadari kalau situs mereka jadi sasaran spam untuk tujuan seo dan atau mungkin juga mereka dapat peringatan dari Google sehubungan dengan banyaknya spam yang bersarang di situs mereka. Sehingga sekarang chirpsory sudah berubah menjadi nofollow.
Semua master seo pun pasti mengakui kalau link yang nofollow itu tidak akan mempengaruhi peringkat artikel mereka di SERP Google. Lalu apa kerugian lainnya kalau mencari backlink yang bersifat nofollow? Ya, yang jelas ketika seorang blogger mencari backlink pasti mencari yang dofollow karena itu yang menentukan peringkat artikel mereka di Google. Kecuali kalau sekedar untuk promosi, mencari trafik atau mungkin untuk mencari referal maka nofollow itu tidak masalah hajar saja!! Tapi kalau untuk menaikkan posisi artikel di SERP maka nofollow itu adalah sebuah pekerjaan sia-sia.
KERUGIAN MENDAPATKAN BACKLINK dari CHIRPSTORY
- Sudah pasti tidak akan membantu menaikkan posisi artikel kita di Google karena nofollow tidak memberikan poin.
- Otoritas blog kita kalah jauh dari chirpstory sehingga kalau menanam backlink di situ maka peringkat artikel kita jauh dibawah chirpstory. Jadi seorang blogger yang menanam link disitu itu sama saja dengan menggali kuburan untuk artikel mereka karena artikelnya diinjak-injak oleh chirpstory. Padahal artikel seorang blogger sudah ditulis dengan memperhatikan unsur seo sebuah artikel, sementara di chirpstory hanya dengan menggunakan judul dari sebuah keyword yang ingin dibidik tanpa perlu capek-capek menulis artikel dan deskripsi yang menarik tapi sudah mampu masuk ke halaman satu Google. Ya di chirpstory itu tidak perlu anda capek menulis cukup gunakan judul dengan menggunakan kata kunci yang dibidik maka sudah mampu tampil di posisi yang bagus di Google. Trik ini cocok kalau anda ingin mencari trafik tambahan ke artikel anda.
- Kalau seandainya chirpstory itu masih dofollow, apakah menanam link disitu masih merugikan? Itu tergantung bagaimana para blogger menggunakannya. Misalnya kalau anda membidik kata kunci "Margahayuland" karena anda mengikuti sebuah kontes seo, lalu anda membuat posting di chirpstory dengan menggunakan judul yang sama yaitu "Margahayuland" juga. Ini kan sama dengan judul artikel dari blog yang anda diikutkan di kontes seo. Kalau begini caranya ini akan merugikan artikel anda karena otoritasnya di mata Google pasti kalah jauh dari chirpstory. Kalau saya seandainya chirpstory itu masih dofollow saya akan menggunakan judul yang berbeda dengan judul artikel yang saya lombakan. Misalnya anda membidik "Margahayuland", maka jangan gunakan judul yang sama di chirpstory, pakai saja judul yang berbeda misalnya "Mbak Ayuland" atau "Siti Rahayu Land". Baru pada saat anda membuat anchor text yang mengarah ke artikel anda, gunakan keyword yang dibidik yaitu "Margahayuland" ini untuk mencegah chirpstory berada di atas posisi artikel anda.


























